Jumat, 01 Februari 2013

Perenungan....



"Tuhan, karuniakanlah kepadaku ketenangan untuk menerima hal-hal yang tidak dapat kuubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang bisa diubah dan kebijaksanaan untuk mengenali perbedaannya"
______________

Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita
(Roma 8:18)


Ada sebuah doa kuno yang berbunyi:

"Tuhan, karuniakanlah kepadaku ketenangan untuk menerima hal-hal yang tidak dapat kuubah, keberanian untuk mengubah hal-hal yang bisa diubah dan kebijaksanaan untuk mengenali perbedaannya"


Penderitaan dan kemenangan adalah bagian dari hidup manusia, dalam hidup ini selalu ada senang dan susah, suka dan duka, tawa dan tangis, sukses dan gagal


Dalam buku "Spiritualitas siap juang" dikatakan bahwa hidup ini terdiri dari keduanya, tidak bisa dielakkan, tidak bisa ditawar, oleh karena itu jauh lebih arif kalau kita dengan sadar menerimanya dan mengusahakan yang terbaik darinya, seperti doa yang di atas


Jangan ngotot kepingin mengubah apa yang tidak bisa berubah dan sebaliknya jangan ngotot mempertahankan apa yang semestinya harus diubah


Dibutuhkan kearifan, hikmat, kebijaksanaan, tetapi kearifan itu hanya ada kalau kita memahami dengan betul bagaimana sebenarnya keterkaitan antara keduanya, yaitu penderitaan dan kemenangan


Hidup ini singkat, hidup ini hanya sekali, namun kita dapat menjadikannya sebagai hidup yang bermakna, berguna dan mempunyai tujuan, namun makna tujuan hidup itu tidak dapat kita gali dari diri kita sendiri, ia mesti datang, bersumber dan berasal dari luar, darimana? Tidak lain dari Sang Pencipta, Sang Pemilik hidup itu sendiri, dari Allah!


Kalau kita mau menjadikan hidup ini bermakna, mempunyai tujuan yang jelas dan pasti? Kita harus melihat kehidupan ini dari sudut pandang, kacamata yang lain, kita harus memahami kehidupan dengan, sudut pandang Allah, kacamata Allah


Inti dari kehidupan kristiani, kata Paulus:

"Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang mengasihi kita"
Menang bukan karena tidak pernah kalah dalam hidup ini, tetapi menang oleh Dia yang mengasihi kita

Tuhan Yesus memberkati.
___________________

(sumber: Life is Beautiful)

Jumat, 04 Januari 2013

"Time is Money, but money is not time"



Orang terkaya di Indonesia, raja gula pada tahun 1900 an... Oei Tiong Ham yang mempunyai anak gadis bernama Oei Hui Lan yg akhirnya menulis buku ....


" TAK ADA PESTA YANG TAK BERAKHIR" .

Hui lan, membiarkan uangnya dipakai utk menyia2kan waktunya (pesta pora, kemewahan, kesenangan), bhkan dia melupakan keluarga... dan dia kehilangan waktu yg sangat brharga bhkan lbh brharga dari uang...

Pepatah cina:
"Satu inci waktu sama dengan satu inci emas, tetapi 1 inci emas tdk bisa menggantikan 1 inci waktu"

Hui lan menulis bhw uang
"tdk sanggup membuat kebahagiaan" tapi kesempatan/ waktu sanggup membuat kita bahagia..kalau kita mau menghargainya...

Apakah"waktu" itu...??
* waktu adalah kesempatan...
"Dan jgn sia2kan, sebab ksempatan tdk prnah datang utk kedua kalinya"

*waktu adalah Sejarah..
Jgn buat catatan sejarah yg rusak tpi buatlah catatan sejarah yg punya kualitas shg bisa mnginspirasi orang.

*waktu adalah hidup...
Siapakah yg tau hari esok...?? Penyesalan di masa tua adalah kesia- siaan, jadi hidupi stiap waktu yg Tuhan beri dlm hidup kita....

Dan trnyata benar
"tdk ada pesta yg tdk berakhir"..
Inilah yg ada didunia...
sehebat, semewah, sekaya, sekuat apapun...
akan berakhir, tapi waktu akan trus berjalan....

Inilah awal di tahun 2013 apa yg harus kita kerjakan ?
Jgn sia2kan ksempatan yg Tuhan beri.
Tuhan memberkati kita semua...


(sumber: blog life is beatuful)